You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sampah rusun waduk cincin anita
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Warga Apresiasi Percepatan Pembersihan Sampah TPS Rusun Waduk Pluit

Pembersihan tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Rusun Waduk Pluit, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara diapresiasi warga.

"Baunya sangat menyengat"

Salah seorang warga Blok 5 Rusun Waduk Cincin, Eva (56) mengaku lega setelah proses pengangkutan sampah lama akhirnya direalisasikan. 

Tumpukan Sampah di Rusun Waduk Pluit Ditarget Tuntas 10 Hari

Menurutnya, selama ini sampah di dalam area TPS terus menggunung karena armada yang tersedia hanya mampu mengangkut sampah yang berada di bagian luar lokasi.

"Kalau siang saat musim kemarau baunya sangat menyengat dan mengganggu kenyamanan maupun kesehatan warga. Kami bersyukur sekarang sudah mulai dibersihkan secara bertahap," ujarnya, Kamis (16/7).

Eva menuturkan, kondisi jalan di sekitar TPS kini mulai terlihat kembali setelah sebelumnya tertutup tumpukan sampah yang meluber hingga ke luar bangunan penampungan.

"Semoga pengangkutan dilakukan secara rutin setiap hari. Mudah-mudahan pembersihan bisa selesai dalam tiga sampai empat hari ke depan," terangnya.

Apresiasi serupa disampaikan warga Blok A, Sahud (50). Ia menilai pembersihan TPS menjadi solusi atas persoalan yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar Rusun.

Sahud menyampaikan, setelah sampah lama berhasil diangkut, pengelolaan sampah harian akan menjadi lebih tertata sehingga tidak lagi menumpuk di luar area TPS.

"Saya berharap kawasan TPS juga ditata lebih baik, termasuk membersihkan sisa material seperti puing beton agar lingkungan terlihat lebih rapi dan nyaman," imbuhnya.

Sementara itu, Pengelola Rusun Waduk Pluit, Arie Hariyanto menyebut, persoalan sampah di kawasan tersebut terdiri atas dua kategori, yakni sampah harian dan sampah lama yang telah mengendap selama beberapa tahun.

Ia mengungkapkan, sekitar 12.000 penghuni yang menempati 12 blok Rusun menghasilkan kurang lebih satu ton sampah setiap hari.

"Untuk sampah harian atau sampah baru biasanya langsung diangkut truk milik Satpel LH Penjaringan. Namun, karena kapasitas angkut terbatas, residu sampah lama tidak ikut terangkut hingga terus menumpuk," bebernya.

Arie menambahkan, hingga pertengahan Juli, Sudin LH Jakarta Utara telah mengerahkan tujuh unit dump truck untuk mengangkut timbunan sampah lama. Meski demikian, diperkirakan masih diperlukan sekitar 15 hingga 20 ritase truk tambahan agar seluruh area TPS bersih.

"InsyaAllah dalam waktu kurang dari 10 hari tumpukan sampah ini sudah tuntas dibersihkan," ucapnya.

Selain tingginya produksi sampah dari penghuni, Arie menyoroti adanya warga dari luar kawasan Rusun yang membuang sampah ke TPS melalui akses jalan pintas di bagian belakang kompleks. Kondisi tersebut membuat volume sampah semakin sulit dikendalikan.

"Ada akses jalan pintas, warga luar juga ikut menaruh sampah di TPS ini. Kami terus memberikan edukasi dan mengajak warga Rusun untuk aktif memilah sampah dari sumbernya. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tetap sehat dan nyaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7755 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6318 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1672 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1462 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1356 personFakhrizal Fakhri