You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pangkas pohon toping Kantor UPT PPA jaktim otoy2
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

10 Pohon Rimbun di Kantor UPT PPPA Dipangkas

Pasukan Hijau Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur melakukan pemangkasan sebanyak 10 pohon rindang di halaman belakang kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPPA), Jalan Raya Bekasi, Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung.

"Semoga tidak ada kasus pohon tumbang"

Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur, Dwi Ponangsera mengatakan, pemangkasan tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan dari UPT PPPA. Sebab, kondisi sejumlah pohon di area kantor sudah terlalu rimbun. Sehingga, dikhawatirkan berpotensi tumbang dan membahayakan bangunan maupun lingkungan sekitar.

Sudin Tamhut Jaktim Tangani 154 Pohon Tumbang dan Sempal

"Kita kerahkan delapan personel tim toping. Proses pemangkasan dilakukan secara manual," ujarnya, Rabu (29/7).

Dwi menjelaskan, kegiatan pemangkasan pohon di area kantor UPT PPPA juga sudah dilakukan pada pekan sebelumnya. Saat itu, pihaknya memangkas sebanyak 20 pohon.

"Jenis pohon yang dipangkas meliputi beringin, mahoni, wali songo, dan sukun. Seluruh hasil pemangkasan selanjutnya dibuang ke tempat pembuangan sementara (TPS) di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan," terangnya.

Sementara itu, Kepala Subbagian Tata Usaha UPT PPPA, Nurhayati, mengapresiasi respons cepat Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur dalam menindaklanjuti permohonan pemangkasan pohon di area kantor.

Menurutnya, keberadaan pohon yang terlalu rimbun di halaman depan dan belakang kantor dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan apabila tidak segera ditangani, terutama saat musim hujan dan angin kencang.

"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi karena permohonan sudah ditangani dengan cepat. Semoga tidak ada kasus pohon tumbang saat musim hujan nanti," ungkapnya.

Nurhayati menambahkan, kondisi pohon yang terlalu rimbun selama ini juga menimbulkan sejumlah dampak terhadap fasilitas kantor. Ranting pohon kerap merusak atap bangunan dan menutupi sistem pencahayaan lampu penerangan pada malam hari sehingga area kantor menjadi lebih gelap.

"Genteng di bangunan kantor juga kerap mengalami kebocoran akibat terdorong ranting pohon maupun patahan ranting," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

    access_time17-08-2026 remove_red_eye7898 personNurito
  2. Lomba Dayung di Pasar Baru Digelar Akhir Agustus

    access_time20-08-2026 remove_red_eye1417 personFolmer
  3. Ketua RW dan LMK di Susukan Adu Jago Bikin Nasi Goreng

    access_time19-08-2026 remove_red_eye1052 personNurito
  4. Munjirin Serahkan Santunan Pelajar Korban Kecelakaan Lalin

    access_time18-08-2026 remove_red_eye844 personNurito
  5. Lantik Tujuh Pejabat Eselon II, Pramono Dorong Transparansi dan Inovasi

    access_time19-08-2026 remove_red_eye782 personDessy Suciati