Guru dan Kepala Madrasah Tsanawiyah di Jakbar Diedukasi Sekolah Siaga Kependudukan
Sebanyak 20 guru dan Sembilan Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTsN), Selasa (4/8), mengikuit sosialisasi dan pengimbasan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang diadakan Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Barat di MTsN 8 Jakarta.
Memperkuat implementasi pendidikan kependudukan di lingkungan sekolah
Kepala Seksi Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Suku Dinas PPAPP Jakarta Barat, Irwan Sah Budi mengatakan, SSK merupakan program nasional yang bertujuan mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga atau Bangga Kencana ke dalam kurikulum sekolah.
"Kegiatan itu sebagai upaya memperkuat implementasi pendidikan kependudukan di lingkungan sekolah," katanya.
Bulan Imunisasi Anak Sekolah di Jakbar Sasar 125.819 PelajarDiharapkan, program SSK ini dapat menumbuhkan perilaku hidup yang terencana pada generasi muda. Sehingga tumbuh jadi generasi yang cerdas, berkualitas dan memiliki wawasan kependudukan menyongsong Indonesia Emas 2045.
Dilanjutkan Irwan, melalui pemahaman kependudukan sejak dini, para siswa diharapkan mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik. Dengan begitu, mereka bisa melakukan perencanaan sejak dini mulai dari pendidikan, karier, hingga menentukan usia pernikahan yang ideal.
Menurut Irwan, sekolah memiliki peran sangat penting sebagai wadah pembentukan karakter sekaligus peningkatan literasi kependudukan bagi peserta didik.
"Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat mengembangkan Sekolah Siaga Kependudukan di satuan pendidikan masing-masing," tegasnya.
Kepala MTsN 8 Jakarta, M Taufik, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada MTsN 8 Jakarta untuk mengikuti Lomba Sekolah Siaga Kependudukan hingga berhasil melaju ke tingkat nasional mewakili Provinsi DKI Jakarta.
Ia berharap, seluruh pemangku kepentingan dapat terus memberikan dukungan dan memperkuat kolaborasi dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan, termasuk penyusunan dokumen yang diperlukan pada tahapan penilaian tingkat nasional.
"Semoga upaya ini bisa membawa hasil terbaik sekaligus inspirasi bagi sekolah lain mengembangkan SSK," tandasnya.