You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260805 WA0102
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Dua Sekolah di Jaksel Jalani Verlap Calon Sekolah Adiwiyata

Tim Verifikasi Lapangan Calon Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi DKI Jakarta melakukan penilaian di SDN Pancoran 01, Pancoran dan SMPN 66 Jakarta, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Verifikasi diawali dengan pemaparan profil,"

Kepala Seksi Peran Serta Masyarakat Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan, Hendrik Mindo Sihombing mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penilaian Calon Sekolah Adiwiyata Provinsi 2026 untuk memastikan kesesuaian antara dokumen yang telah disampaikan dengan implementasi nyata di lingkungan sekolah.

"Verifikasi diawali dengan pemaparan profil serta capaian Program Adiwiyata, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas dan aktivitas lingkungan di sekolah," ujarnya, Rabu (5/8).

Anwar Serahkan Penghargaan Proklim dan Sekolah Adiwiyata

Dalam kegiatan tersebut, Hendrik menjelaskan, tim melakukan penilaian terhadap lima aspek utama, yaitu kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, keanekaragaman hayati, konservasi air, serta konservasi energi sebagai indikator penerapan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS).

Hendrik menambahkan, pada 2026, Jakarta Selatan mengusulkan 21 calon Sekolah Adiwiyata Provinsi. Dari jumlah tersebut, empat sekolah terpilih untuk mengikuti tahapan verifikasi lapangan melalui mekanisme uji petik sebagai bagian dari proses penilaian tingkat provinsi.

"Semoga semangat dan komitmen seluruh warga sekolah dalam menjaga lingkungan dapat terus tumbuh, menginspirasi sekolah lainnya, serta melahirkan generasi yang peduli, bertanggung jawab, dan berbudaya lingkungan," ucapnya.

Ketua Tim Verifikasi, Elisabeth Tarigan, menyampaikan, Program Adiwiyata bukan sekadar proses penilaian atau perlombaan, melainkan upaya membangun karakter dan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini.

Melalui GPBLHS, lanjut Elisabeth, seluruh warga sekolah didorong untuk membiasakan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta budaya yang berkelanjutan.

"Kami berharap bukan hanya di dua sekolah tersebut yang peduli terhadap lingkungan, namun sekolah-sekolah lainnya harus menerapkan budaya yang sama untuk membuat proses belajar mengajar semakin nyaman lagi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye25028 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11392 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6830 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3738 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1770 personFolmer