MRT Jakarta Resmikan Hak Penamaan Stasiun Blok A Visa
PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Visa meresmikan hak penamaan Stasiun Blok A Visa. Peresmian hak penamaan ini melengkapi kerja sama antara kedua belah pihak yang terlebih dulu diluncurkan, yaitu pembayaran tiket perjalanan menggunakan kartu kredit nirsentuh Visa.
"pengalaman perjalanan yang semakin nyaman,"
Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Ujang Harmawan menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama ini. Ia berharap, kolaborasi ini dapat mendukung peningkatan kualitas layanan transportasi publik.
“Kerja sama ini juga dapat menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan andal bagi masyarakat Jakarta,” ujarnya, Rabu (12/8).
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif OtomatisDirektur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat mengatakan, kerja sama antara MRT Jakarta dan Visa ini menambah jumlah stasiun di Fase 1 Lin Utara Selatan yang telah dilengkapi dengan program hak penamaan, yaitu 11 stasiun.
“MRT Jakarta menjadi pionir dalam menerapkan pendekatan bisnis ini sebagai salah satu inovasi kemitraan antara sektor publik dan swasta, sekaligus menjadi transportasi publik pertama di Jakarta, bahkan di Indonesia, yang mengimplementasikannya,” katanya.
Bagi MRT Jakarta, sambungnya, program hak penamaan stasiun ini menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi media kolaborasi dengan dunia usaha atau bisnis tanpa mengurangi fungsinya sebagai fasilitas publik.
“Kami berharap agar kolaborasi kali ini menjadi awal dari berbagai inovasi lainnya yang akan memperkuat ekosistem transportasi publik di Jakarta menjadi lebih modern, inklusif, dan berorientasi kepada pelanggan,” katanya.
Country Manager Visa Indonesia, Vira Widiyasari menjelaskan, sebagai salah satu jenama (brand) global dalam sistem pembayaran digital, kemitraan dengan MRT Jakarta membuktikan bahwa posisi Jakarta setara dengan kota metropolitan lainnya di dunia.
“Lebih jauh lagi, akan memperkuat pencapaian target DKI Jakarta masuk ke peringkat 50 Indeks Kota Global pada 2030 mendatang,” ucapnya.
Ia menambahkan, pembayaran open-loop atau pembayaran langsung dengan kartu berstandar global tanpa tiket atau kartu khusus, menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern karena membuat transportasi publik menjadi lebih mudah diakses.
“Melalui peluncuran Stasiun MRT Blok A Visa, kami ingin menegaskan komitmen Visa untuk mendukung mobilitas harian masyarakat Jakarta melalui akses pembayaran nirsentuh berstandar global yang lebih praktis bagi warga, komuter, dan wisatawan mancanegara,” tandasnya.
Sekadar diketahui, Stasiun Blok A Visa melengkapi 10 stasiun Fase 1 Lin Utara Selatan yang sebelumnya telah mendapatkan program hak penamaan, yaitu Lebak Bulus BSI, Fatmawati Indomaret, Cipete Raya Tuku, Blok M BCA, Senayan Mastercard, ASEAN Headquarters (nonkomersial), Istora Mandiri, Setiabudi Astra, Dukuh Atas BNI, dan Bundaran HI Bank Jakarta. Sedangkan Stasiun Haji Nawi dan Bendungan Hilir masih terbuka untuk kerja sama hak penamaan.