120 Warga Duri Utara Diajarkan Penanganan Kebakaran
Sebanyak 120 warga Kelurahan Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Selasa (18/8), ikut simulasi penanganan dan evakuasi kejadian kebakaran di halaman Sekolah SDN 1-6 Duri Utara. Kegiatan Gerakan Warga Cegah Kebakaran ini dihadiri Wali Kota Iin Mutmainah.
Upaya pencegahan kebakaran dapat semakin optimal
Iin mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengedukasi warga tentang bahaya kebakaran, pencegahan dan penanganan dini saat ada kejadian.
Menurut Iin, simulasi di adakan di wilayah Kelurahan Duri Utara karena daerah ini termasuk kawasan padat penduduk dengan data kebakaran tertinggi.
150 Personel Gabungan Ikuti Simulasi Kesiapsiagaan Bencana di RawajatiSelain aspek kelalaian sebagai pemicu kejadian kebakaraan, ungkap Iin, kondisi cuaca musim panas juga jadi salah satu penyebab.
"BMKG memprediksi musim panas masih akan berlangsung sampai Oktober hingga November mendatang," ucapnya.
Iin berharap, kegiatan ini bisa mengedukasi masyarakat tentang kerawanan di lingkungan sekitar yang potensial memicu kejadian kebakaran.
"Kami ingin jadikan ini sebuah gerakan bersama. Sinergitas kita menentukan agar bisa mengurangi dan mencegah kejadian kebakaran," tegasnya.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri memaparkan, berdasarkan data yang ada masih terdapat kesenjangan antara ketersediaan prasarana, sarana pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
"Khususnya pos pemadam kebakaran, alat pemadam api ringan, hidran mandiri, serta kebutuhan penguatan sumber-sumber air pemadaman dan kapasitas masyarakat," paparnya.
Dilanjutkannya, saat ini terdapat 449 tabung APAR yang telah didistribusikan pihaknya ke 44 RT di Kecamatan Tambora.
Selain itu, ada juga 1.264 tabung APAR mandiri atau CSR yang berasal dari masyarakat, PLN, Djarum Foundation, dan Yayasan Gunarita.
"Pada tahun ini, Kecamatan Tambora akan didistribusikan 142 tabung APAR, dengan alokasi 18 tabung di antaranya untuk Kelurahan Duri Utara," katanya.
Lalu, pada tahun ini akan dilaksanakan pembinaan relawan di empat kelurahan di Kecamatan Tambora.
Dari total 96 RW di Kecamatan Tambora, ungkap Suheri, 79 RW telah disosialisasikan penanggulangan kebakaran dan sisa akan dituntaskan bertahap.
"Kami berharap melalui kegiatan ini upaya pencegahan kebakaran dapat semakin optimal, kesiapsiagaan masyarakat meningkat, waktu respon awal semakin cepat," tandasnya.