You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kebakaran laundry budi
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran di Kemanggisan

Korseleting listrik salah satu mesin cuci, diduga jadi pemicu terbakarnya satu bangunan yang jadi tempat usaha laundry di Jalan Anggrek Garuda, RT 05/02, Kelurahan Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (8/9).

18 unit pemadam dikerahkan

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian sekitar pukul 04.15. Segera pihaknya mengerahkan enam unit mobil pemadam dengan kekuatan 30 personel.

Saat petugas pertama tiba di lokasi sekitar pukul 04.23, kondisi api sudah membesar. Segera petugas di lapangan melakukan penanganan dan melaporkan kondisi ke command centre sehingga diputuskan menambah dukungan penanganan.

Kebakaran di Eks Gedung MNC TV Diduga Dipicu Korsleting

"Untuk mempercepat penangan, kami kerahkan tambahan 12 unit pemadam dengan kekuatan sebanyak 60 personel," katanya. 

Setelah dilakukan penanganan selama sekitar 30 menit, api bisa dikuasai dan proses pemadaman memasuki tahap pendinginan sekitar pukul 04.52. 

"Kebakaran dipicu korsleting listrik pada mesin laundry. Pukul 06.37 proses pemadaman kami nyatakan rampung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7365 personDessy Suciati
  2. Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

    access_time04-09-2026 remove_red_eye2859 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2620 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

    access_time06-09-2026 remove_red_eye2142 personNurito
  5. Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

    access_time06-09-2026 remove_red_eye1935 personBudhi Firmansyah Surapati