You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
RT Inggris Gandaria utara tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

RT Inggris di Gandaria Utara Jadi Inovasi Dukung Jakarta Kota Global

Warga di RT 11/RW 07, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini memiliki akses belajar Bahasa Inggris secara gratis melalui program bertajuk RT Inggris.

"Konsep yang menyenangkan"

Program tersebut menjadi bagian dari komitmen pengurus lingkungan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) menyongsong Jakarta kota global melalui pilar pendidikan. Kelas ini terbuka bagi seluruh kalangan usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga lanjut usia (Lansia).

Lomba Ketahanan Pangan Meriahkan HUT ke-81 RI di Gandaria Utara

Ketua RT 11/07, Gandaria Utara, Imam Basori mengatakan, RT Inggris merupakan salah satu pilar utama dalam pengembangan konsep RT 11 Smart. Melalui program tersebut, pihaknya ingin mematahkan anggapan bahwa bahasa asing sulit dipelajari.

"Pada pilar ketiga, kita fokus pada pendidikan. Ada dua inovasi kita, yakni pojok baca dan RT Inggris. Kita mau membuat sesuatu yang bermanfaat, yakni belajar bahasa Inggris, tetapi dengan konsep yang menyenangkan," ujar nya, Minggu (13/9).

Imam menjelaskan, untuk meningkatkan kualitas pengajaran, pengurus RT menggandeng tenaga pendidik profesional dari Kampung Inggris, Pare, Kediri. Program ini digratiskan selama tiga bulan pertama dan terbuka bagi warga di luar domisili RT 11.

Menurutnya, jadwal pembelajaran dirancang secara fleksibel untuk menyesuaikan dengan aktivitas harian warga yang beragam. Kelas anak-anak dilaksanakan setiap Senin hingga Jumat mulai pukul 17.00 WIB.

"Untuk menjamin efektivitas materi, peserta anak-anak akan dikelompokkan ke dalam dua kelas berdasarkan tingkat pendidikan mereka," terangnya.

Ia menuturkan, kelas bagi orang tua, remaja, dan lansia dijadwalkan setiap hari mulai pukul 20.00 WIB. Peserta dewasa juga akan dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan hasil observasi kemampuan Bahasa Inggris yang dilakukan selama dua pekan pertama.

"Sama seperti kelas anak, peserta dewasa juga akan dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan hasil observasi tingkat kemampuan bahasa yang dilakukan selama dua pekan pertama," ungkapnya.

Imam berharap, kemampuan bahasa Inggris yang diperoleh warga dapat menjadi modal untuk menunjang kehidupan sehari-hari, termasuk membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga.

"Mudah-mudahan dengan mereka bisa berbahasa Inggris, untuk anak sekolah bisa lebih baik menggapai cita-citanya. Sementara, untuk remaja hingga lansia bisa memenuhi kriteria atau kualifikasi dalam menjalankan pekerjaan atau kehidupan sehari-hari," ucapnya.

Sementara itu, pelajar RT Inggris asal Kampung Inggris, Pare, Rizki Afrizal menuturkan, metode pembelajaran dirancang agar mudah dipahami warga dengan latar belakang dan kesibukan yang berbeda-beda.

Pendekatan yang digunakan mengutamakan metode learning by doing dengan suasana belajar yang santai sehingga peserta tidak merasa terbebani saat mengikuti materi.

"Kita coba bikin metode baru, mengaplikasikan bahasa Inggris yang lebih ringan agar warga bisa menyerap pembelajaran lebih santai tanpa harus terbebani, tetapi dampaknya sama. Tantangannya beda-beda, kalau anak-anak kita harus jaga mood mereka dulu sebelum masuk ke materi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7703 personDessy Suciati
  2. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2960 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

    access_time06-09-2026 remove_red_eye2352 personNurito
  4. Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

    access_time06-09-2026 remove_red_eye2176 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1833 personDessy Suciati