You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pelajar SMAN 69 Berlatih Pertanian Perkotaan Melalui Hidroponik
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Murid di SMAN 69 Pulau Pramuka Diajar Bertani Metode Hidroponik

Pelajar di SMAN 69 Pulau Pramuka, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, mendapatkan pembelajaran langsung mengenai pertanian perkotaan melalui budi daya sayuran dengan metode hidroponik di lingkungan sekolah.

"Lahan yang terbatas"

Kepala Seksi Ketahanan Pangan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Helena Simarmata mengatakan, selain belajar menanam dan merawat tanaman, para pelajar juga mengikuti kegiatan panen bersama guru serta jajaran Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu.

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Menurutnya, pemanfaatan lahan sekolah untuk budi daya menggunakan metode hidroponik merupakan bagian dari upaya mengenalkan pertanian kepada komunitas sekolah sekaligus mendorong pemanfaatan lahan terbatas secara produktif.

"Peserta didik ini dapat belajar langsung bagaimana menanam dan merawat tanaman pangan meski dengan lahan yang terbatas," ujarnya, Senin (14/9).

Helena menjelaskan, praktik budi daya tersebut menggunakan satu rak hidroponik dengan sistem Deep Flow Technique (DFT) yang memiliki 72 lubang tanam. Rak tersebut ditempatkan pada lahan seluas sekitar 24 meter persegi.

"Dari kegiatan hari ini berhasil dipanen sebanyak lima kilogram pakcoy dan dua kilogram kangkung. Sementara pada rak lainnya, terdapat sejumlah tanaman yang masih dalam tahap pertumbuhan dan disiapkan untuk panen berikutnya," terangnya.

Helena menuturkan, hidroponik menjadi metode yang tepat dikembangkan di Kepulauan Seribu karena dapat diterapkan pada lahan terbatas. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan pengalaman praktis kepada pelajar mengenai proses menghasilkan pangan secara mandiri.

"Semoga kegiatan ini tidak berhenti pada panen, tetapi terus dikembangkan sebagai pembelajaran pertanian perkotaan bagi pelajar," harapnya.

Salah seorang guru SMAN 69 Pulau Pramuka, Soleh mengapresiasi pendampingan yang diberikan Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu karena memberikan pengalaman langsung kepada warga sekolah dalam memanfaatkan lahan secara produktif.

"Pelajar bisa melihat dan belajar langsung proses budi daya hingga panen. Selain menambah pengetahuan, hasilnya juga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sekolah," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pelajar SMAN 69 kelas XI, Afga Danu (15) menyampaikan, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam bercocok tanam menggunakan metode hidroponik.

"Seru karena kami bisa belajar langsung dari menanam sampai panen. Ternyata bertani tidak harus punya lahan luas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7786 personDessy Suciati
  2. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye3040 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1898 personDessy Suciati
  4. Trotoar Sepanjang Jalan Fachrudin Ditata Petugas Gabungan

    access_time09-09-2026 remove_red_eye1209 personFolmer
  5. Kuota Guru ASN Terbatas, Komisi A Minta Tenaga Pendidik Non-ASN Diberi Ruang

    access_time08-09-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri