You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penyaluran Air Bersih Cilandak Barat otoy
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

BPBD Bersama PAM Jaya Bantu Air Bersih di Cilandak Barat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersinergi dengan PAM Jaya menyalurkan bantuan air bersih untuk mengatasi dampak musim kemarau di wilayah RW 12, Kelurahan Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.

"Kekurangan air bersih dampak kemarau"

Lurah Cilandak Barat, Muhamad Yusuf Rajab mengatakan, penyaluran air bersih tersebut merupakan langkah antisipasi dan mitigasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap potensi krisis air di wilayahnya.

BPBD Jaksel Kerahkan Mobil Tangki Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Menurutnya, kontur tanah di RW 12 yang berada di dataran tinggi membuat sejumlah warga mengalami penurunan debit air serta penurunan kualitas air sumur yang menjadi keruh selama musim kemarau.

"Hari ini kita bersama BPBD dan PAM Jaya melakukan langkah pencegahan terkait potensi kekurangan air bersih dampak kemarau di Kelurahan Cilandak Barat, khususnya di RW 12. Saat ini fokus penanganan ada di RT 05 karena air warga berkurang dan kondisinya keruh," ujarnya, Rabu (16/9).

Yusuf menjelaskan, satu armada mobil tangki berkapasitas 5.000 liter dikerahkan ke lokasi untuk mendistribusikan air bersih secara merata ke tempat penampungan atau toren milik warga.

"Penyaluran disesuaikan dengan kapasitas penampungan masing-masing rumah tangga, mulai dari 500 hingga 1.000 liter. Bahkan, ada warga yang menampungnya menggunakan ember dan galon air mineral," terangnya.

Ia mengimbau warga Cilandak Barat agar lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air selama musim kemarau sebagai langkah antisipatif jangka panjang.

"Bagi warga yang mengalami krisis air bersih dapat segera melapor melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112 atau menghubungi pengurus RT/RW setempat agar dapat ditindaklanjuti secara cepat," ungkapnya.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) BPBD Wilayah Jakarta Selatan, Sukendar menuturkan, penanganan kekeringan tersebut mengacu pada instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung terkait kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau.

Dalam setiap kegiatan distribusi, lanjut Sukendar, BPBD mengoperasikan satu armada tangki yang didukung lima personel lapangan serta bekerja sama dengan PDAM/PAM Jaya sebagai penyedia pasokan air bersih.

"Kami sudah berkoordinasi erat dengan pihak kelurahan dan PAM Jaya untuk memastikan stok air bersih terpenuhi. Penjadwalan distribusi lanjutan akan kami sesuaikan terus dengan kebutuhan masyarakat di lapangan," bebernya.

Sementara itu, Supervisor Area Bisnis Darmawangsa PAM Jaya, Linceria Napitupulu menambahkan, wilayah RW 12 Cilandak Barat saat ini belum terjangkau jaringan perpipaan PAM Jaya.

"Meski demikian, PAM Jaya berkomitmen terus menyuplai kebutuhan air bersih warga melalui armada tangki, sejalan dengan target cakupan layanan perpipaan 100 persen di seluruh Jakarta pada 2029," jelasnya.

Ia memaparkan, selain mendistribusikan air, PAM Jaya juga berencana menempatkan fasilitas penampungan air berupa toren di sejumlah titik krusial di wilayah setempat berdasarkan hasil koordinasi dengan BPBD dan pihak kelurahan.

"Air dari PAM Jaya sebenarnya sudah memenuhi standar siap minum jika bersumber dari jaringan pipa baru. Namun, untuk penggunaan dari tangki atau pipa lama, kami mengimbau warga untuk tetap memasaknya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi untuk memastikan keamanan sesuai standar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1397 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1106 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye1014 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye930 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye834 personBudhi Firmansyah Surapati