You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Osis dan Rohis SMP SMA di Jaksel Diberikan Pemahaman ZIS
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Baznas (Bazis) Jaksel Ajak Pelajar Jadi Duta ZIS

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) (Bazis) Jakarta Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan sosialisasi pemahaman generasi muda mengenai zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bagi pelajar tingkat SMP, SMA, dan SMK di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota setempat.

"Menumbuhkan kepedulian sosial"

Wakil Ketua I Baznas (Bazis) DKI Jakarta, KH Nur Alam Bachtir mengatakan, kegiatan tersebut diadakan untuk memotivasi Gen-Z agar memiliki semangat dalam menempuh pendidikan dan menggapai cita-cita.

Baznas Bazis Jakpus Beri Pelatihan Pengumpulan ZIS

"Anak-anak muda, kaum Gen-Z, tidak boleh beralasan tidak sekolah karena tidak ada uang. ZIS bukan sekadar kewajiban, melainkan melatih empati, solidaritas, dan gotong royong antar sesama," ujarnya, Kamis (17/9).

Nur Alam menjelaskan pentingnya literasi sebagai jembatan utama dalam membangun peradaban dan meraih kesuksesan pada masa depan. Melalui kolaborasi bersama Turost Group yang aktif menerbitkan buku-buku berkualitas dan inspiratif, para pelajar didorong untuk terus membaca, berdiskusi, dan memperluas wawasan.

"Semoga FGD ini dapat berjalan interaktif dan terbuka serta menghasilkan gagasan yang dapat diimplementasikan," harapnya.

Sementara itu, Kasubsi Pengumpulan ZIS Baznas (Bazis) Jakarta Selatan, Zaki Mufti memaparkan, kegiatan tersebut menyasar pengurus OSIS dan Rohis dari sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK negeri di wilayah Jakarta Selatan yang berada di bawah naungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II.

"Total peserta yang kami hadirkan sebanyak 118 peserta didik. FGD ini berfokus menggali pandangan teman-teman pelajar tentang ZIS, sejauh mana pemahaman mereka, serta mendengarkan langsung kendala di lapangan," ungkapnya.

Zaki menambahkan, ide, gagasan, dan pandangan yang disampaikan para siswa dalam FGD tersebut tidak akan berhenti pada kegiatan ini. Seluruh buah pikiran peserta akan dirangkum dan dituangkan dalam bentuk tulisan atau literasi buku agar dapat dipahami oleh masyarakat luas.

Selain itu, rangkaian program akan dilanjutkan dengan forum workshop pada pertemuan berikutnya. Melalui tahapan tersebut, para pelajar yang terlibat diharapkan mampu berpikir kreatif dan menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan hingga nantinya dikukuhkan sebagai Duta Zakat di bidang pendidikan.

"Harapan kami, mereka bisa menjadi perpanjangan tangan untuk menyampaikan makna, peranan, dan manfaat ZIS, serta menumbuhkan kepedulian sosial dalam menghimpun maupun mendistribusikan zakat di lingkungan sekolah maupun masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

    access_time10-09-2026 remove_red_eye1375 personFakhrizal Fakhri
  2. 17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

    access_time14-09-2026 remove_red_eye1090 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

    access_time12-09-2026 remove_red_eye999 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Konstruksi Ruang Multifungsi dan Entre Baru Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta Capai 23,52 Persen

    access_time10-09-2026 remove_red_eye918 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

    access_time14-09-2026 remove_red_eye817 personBudhi Firmansyah Surapati