You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 100 Orang Panitia Hewan Kurban Dapat Pelatihan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

100 Panitia Hewan Kurban Dapat Pelatihan

Agar sesuai dengan standar syariah dan kesehatan maksimal, sebanyak 100 orang panitia pemotongan hewan kurban di wilayah Jakarta Pusat diberikan bimbingan teknis cara pemotongan hewan kurban selama dua hari.

Agar cara potongnya itu sesuai syariat yang berlaku, kita juga ajarkan proses higenitasinya mengingat Hari Raya Kurban sudah dekat

Kepala Suku Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKKP) Jakarta Pusat, Muljadi mengatakan, kegiatan ini juga digelar karena saat ini standar pemotongan hewan belum terlaksana maksimal dan butuh pengawasan.

"Agar cara potongnya itu sesuai syariat yang berlaku, kita juga ajarkan proses higenitasinya mengingat Hari Raya Kurban sudah dekat," ujarnya, Kamis(10/9).

Supermarket yang Mengajukan Izin Dicek

Pemotongan yang sesuai aturan, kata Muljadi, untuk menghindari penyakit menular dari hewan kurban. "Kita juga jelaskan bagaimana sanitasi yang sehat dan apa saja yang harus disiapkan sebelum dan sesudah dipotong," katanya.

Sudin KPKP juga menerjunkan 110 petugas kesehatan untuk memeriksa kesehatan seluruh hewan yang dijual hingga saat pemotongan. "Untuk hewan yang bermasalah dan mempunyai penyakit akan disarankan tidak dijual," tandas Muljadi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6909 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5681 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3596 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2133 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1897 personAnita Karyati