You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Dinas Kesehatan Wacanakan Dapur Umum di Rusun
photo Doc - Beritajakarta.id

DKI Kaji Pengadaan Dapur Umum di Rusun

Agar konsumsi makanan warga menjadi terkontrol, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kaji pengadaan dapur umum di rumah susun (rusun).

Tujuannya supaya bisa mengontrol makanannya, daripada mereka makan makanan di jalan, mendingan makan masakan sendiri

"Kita akan coba jaga makan di sini, kemarin ada pemikiran gimana kalau mereka masaknya sama-sama misalnya ada dapur umum, itu lagi kita coba supaya makanan itu betul-betul terjamin," kata Koesmedi Priharto, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Selasa (15/9).

Dikatakan Koesmedi, makanan di luar belum tentu baik untuk kesehatan. Makanan yang dibuat sendiri tentu lebih terjamin kesehatannya.

Lahan Kemayoran Dibuat Rusun Atas Persetujuan Presiden

"Tujuannya supaya bisa mengontrol makanannya, daripada mereka makan makanan di jalan, mendingan makan masakan sendiri," ucap Koesmedi.

Namun, tambah Koesmedi, untuk merealisasikan dapur umum tersebut perlu konsep atau perencanaan yang matang. "Yang lagi dipikirkan ada tempat memasak, kemudian nanti yang memasak bergantian ibu-ibu di sini, bahannya belinya ramai-ramai. Bisa saja wewenang Dinas Kesehatan maupun Dinas Sosial. Masih wacana, tapi itu akan kita perhatikan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6927 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5686 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3682 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2135 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1903 personAnita Karyati