You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 257 Lokasi Penjualan Hewan Kurban Sudah Diperiksa
photo Doc - Beritajakarta.id

257 Lokasi Penjualan Hewan Kurban di Ibukota Diperiksa

Sebanyak 257 lokasi penjualan hewan kurban di Jakarta telah diperiksa kesehatannya. Seluruh lokasi tersebut tersebar di lima wilayah kota, di antaranya di Jakarta Selatan sebanyak 17 lokasi, Jakarta Timur 116 lokasi, Jakarta Barat 60 lokasi, Jakarta Pusat 18 lokasi, dan Jakarta Timur 46 lokasi.  

Kami akan terus melakukan pemeriksaan sampai hari H, jangan sampai hewan kurban yang sakit dijual ke warga

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, dari 257 lokasi tersebut pihaknya telah memeriksa sebanyak 16.652 hewan dengan rincian 7.618 sapi, 7.786 kambing, 1.194 domba dan 54 kerbau.

Menurut Darjamuni, jika dibandingkan tahun lalu jumlah lokasi yang diperiksa masih sedikit. Namun, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan hingga menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha.

4.987 Hewan Kurban di Jakbar Diperiksa

"Kami akan terus melakukan pemeriksaan sampai hari H, jangan sampai hewan kurban yang sakit dijual ke warga," ujarnya, Selasa (15/9).

Sejauh ini, kata Darjamuni, pihaknya belum menemukan hewan yang mengalami sakit berat. Namun ada sekitar enam ekor hewan yang stres akibat turun dan naik kendaraan.

"Langsung kami beri obat, jadi tidak masalah," tandas Darjamuni.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1809 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1384 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1050 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1048 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye965 personAnita Karyati