You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PMKS di Jakut Terjaring Razia Menurun
photo Doc - Beritajakarta.id

Jumlah PMKS yang Terjaring Razia Menurun

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang terjaring razia di Jakarta Utara hingga pertengahan September ini, jumlahnya jauh berkurang dibanding periode sama tahun lalu.

Tahun lalu dalam kurun waktu yang sama, terjaring sebanyak lebih dari 10 PMKS

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Aji Antoko mengatakan, pada pertengahan Septemebr 2014 lalu PMKS yang terjaring razia ada 10, sedangkan pada tahun ini hanya tiga orang. 

Pejabat di Dinas Sosial Diwajibkan Berinovasi

“Tahun lalu dalam kurun waktu yang sama, terjaring sebanyak lebih dari 10 PMKS. Artinya, terdapat penurunan yang cukup signifkan untuk tahun ini,” ujar Aji Antoko, Kamis (17/9). 

Menurunnya jumlah PMKS di Jakarta Utara, jelas Aji, karena rutinnya petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) melakukan sweeping di titik-titik rawan, seperti kawasan Tanjung Priok, Pademangan, Kelapa Gading, Semper dan Jalan Raya Penjaringan.

Umumnya, terang Aji, PMKS yang terjaring razia adalah pengemis, pengamen, psikotik, dan gelandangan. “Dengan gencarnya razia sesuai berkomitmen kiranya PMKS yang beroperasi di Jakarta Utara jera hingga Jakarta Utara steril dari PMKS,” tandas Aji.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6855 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5675 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3302 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2125 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1893 personAnita Karyati