You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Terminal Bayangan Jalan Duri Raya Diminta Ditertibkan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Terminal Bayangan di Jl Duri Raya Menghambat Lalu Lintas

Keberadaan terminal bayangan di Jalan Duri Raya, Kelurahan Duri Pulo, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat mengganggu aktifitas warga. Metromini serta angkutan umum lainnya seperti Mikrolet dan bajaj, kerap ngetem untuk menunggu penumpang di jalan tersebut.

Dilokasi memang kerap sekali banyak kendaraan menunggu penumpang, makanya kita harap segera ditertibkan

"Dilokasi memang kerap sekali banyak kendaraan menunggu penumpang, makanya kita harap segera ditertibkan," Ujar Nur Komariah, Lurah Duri Pulo, Senin (21/9).

Menurut Komariah, adanya terminal bayangan ini mempersempit lebar jalan yang ada. Sehingga kendaraan yang akan melalui titik tersebut, harus antre dan menyebabkan kemacetan. "Lebarnya kan semakin berkurang karena adanya angkutan umum yang ngetem. Jadi titik itu sering macet," ucapnya.

Walikota Jakbar Minta Terminal Bayangan Segera Ditertibkan

Terkait hal ini, Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat, Aji Komala mengatakan, pihaknya akan langsung melakukan sidak untuk segera diambil langkah penindakan di lokasi tersebut.

"Segera kita tindaklanjuti. Kalau memang juga ditemukan bus atau mikrolet yang keluar trayek segera kita BAP," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2023 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye989 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye890 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye867 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye773 personFakhrizal Fakhri