You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
lapak_kebakaran_ulujami.jpg
photo Doc - Beritajakarta.id

Kebakaran di Batu Ampar Disebabkan Kompor

Sebanyak dua rumah hangus dilalap si jago merah di Jalan Batu Ampar, Gang Batu Tulis, RT 14/03, Kelurahan Batu Ampar, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (22/9). Beruntung, tak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp 175 juta.

Diperkirakan kebakaran dua rumah ini sebabkan kerugian lebih dari Rp 175 juta

Kebakaran bermula dari salah satu rumah kontrakan terjadi sekitar pukul 15.45. Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran melakukan pemadaman, api dapat dikuasai sekitar pukul 17.15.

Kepala Seksi Operasional Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur, Mulyanto mengatakan, kebakaran tidak sampai menyebabkan korban jiwa maupun luka berat. Hanya saja, salah seorang pemilik rumah, May (75) sempat mengalami pingsan.

Pelatihan Pemadaman Kebakaran akan Dilakukan Secara Berkala

"Korban memang sedang stroke sehingga tidak bisa melarikan diri. Saat ini beliau sudah ditangani," ujarnya.

Dikatakan Mulyanto, kebakaran berasal dari kompor yang apinya tak terkendali. Penyebab api menjadi tak terkendali karena saat memasak ada kucing yang jatuh dari atap rumah ke penggorengan sehingga menyebakan penggorengan tumpah.

"Nah, api dari kompornya menyebar kemana-mana dan menyebabkan kebakaran. Diperkirakan kebakaran dua rumah ini sebabkan kerugian lebih dari Rp 175 juta," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati