You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Koefisien Luas Bangunan Pengembang Flyover Semanggi Bertambah
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Koefisien Luas Bangunan Pengembang Flyover Semanggi Bertambah

Pembangunan proyek jalan layang atau Flyover Semanggi dipastikan akan sepenuhnya dibangun pengembang tanpa menggunakan sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta‎.

Jadi, sesuai Pergub No 175 tahun 2015 tentang Peningkatan KLB


Sebagai kompensasi dari pembangunan proyek itu, pengembang mendapatkan tambahan Koefisien Luas Bangunan (‎KLB) dari yang semula di angka tujuh ditingkatkan menjadi 13. Artinya, dengan bertambahnya nilai KLB, bertambah juga luas bangunan yang akan diperoleh pengembang.

‎"Jadi, sesuai Pergub No 175 tahun 2015 tentang Peningkatan KLB, di lokasi-lokasi tertentu sesuai rencana kota, KLB dari suatu bangunan itu dapat ditingkatkan. Tapi dengan catatan, pengembang bayar kompensasi," kata Iswan Achmadi, Kepala Dinas Penataan Kota (DPK) DKI Jakarta, Rabu (23/9).

Pembangunan Flyover Semanggi Kewajiban Swasta

‎Dikatakan Iswan, pembayaran kompensasi dari pengembang yang akan membangun properti di ibukota, dapat dimanfaatkan untuk membangun rusun, taman dan infrastruktur seperti Flyover Semanggi.

"‎Waktu itu sudah dirapimkan. Pak Gubernur juga menyetujui bahwa proyek properti pengembang ditingkatkan angka atau nilai KLB-nya dari tujuh menjadi 13," ungkapnya.

‎Menurut Iswan, peningkatan nilai 13 KLB yang diberikan kepada pengembang proyek Flyover Semanggi mencapai jumlah miliaran jika dikonversikan dalam bentuk rupiah.

"Pembayaran kompensasi sekian miliaran itu diwujudkan dalam bentuk pembangunan Jalan Layang Semanggi. Jadi proyek itu tidak memakai APBD," ujarnya.

Ditambahkan Iswan, berdasarkan keinginan gubernur, pembangunan proyek Jalan Layang Semanggi akan dimulai tahun ini dengan ditandai peletakan batu pertama atau groundbreaking di lokasi.

"Kalau Pak Gubernur, inginnya tahun ini sudah ada groundbreaking. Mengenai groundbreaking-nya kapan, saya belum tahu pasti. Begitu pula teknis dan spesifikasi jalan layang tersebut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6865 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6348 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1444 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1426 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1344 personAldi Geri Lumban Tobing