You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Atasi Kekeringan PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya Akan Digabung
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya akan Digabung

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama berencana menggabungkan dua Badan usaha Milik daerah (BUMD) yakni, PT PAM Jaya dan PD PAL Jaya. Pasalnya, kedua BUMD tersebut dianggap saling terkait. Selain itu, penggabungan merupakan salah satu langkah untuk mengatasi kekeringan air saat musim kemarau.

Saya mau gabung PAM dan PAL

Basuki mengaku, seharusnya air limbah bisa dikelola dan didaur ulang. Karena sumber air di Jakarta terbatas. "Saya mau gabung PAM dan PAL. Saya ini orang tambang kalau kamu gali tambang, ambil air tidak diputer balik airnya tambang lubang berapa besar pun habis airnya," kata Basuki, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/9).

Menurut Basuki, air limbah di Jakarta belum dikelola dengan baik. Karena air limbah yang ada tidak didaur ulang melainkan langsung dibuang. "Jadi kenapa sumber air kita mahal dan terbatas? Ini karena air limbahnya dibuang," ucapnya.

Layanan Air Bersih di Rusun Muara Baru Segera Diperbaiki

Namun sebelum penggabungan, Basuki ingin meminta masukan dari stake holder. Rencana daur ulang air limbah ini karena telah diterapkan beberapa negara.

"Di seluruh dunia tuh air limbah diputar balik jadi air bersih. Makanya PAL harus kita gabung. Kita bikin workshop dulu lah awal bulan Oktober ini jangan sampai saya disalahin lagi," ucapnya.

Rencana ini juga telah disampaikan Basuki kepada PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). Sementara, untuk mengatasi kekeringan di Jakarta Timur, Basuki meminta Palyja untuk mengirim air bersih kepada warga yang kekeringan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati