You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkab Sterilisasi Lokasi RPTRA Pulau Untung Jawa
photo Suparni - Beritajakarta.id

RPTRA Pulau Untung Jawa Disterilisasi dari Warga

Pihak Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, akan melakukan sterilisasi aktifitas warga di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang pengerjaannya sudah mencapai 95 persen. Ini dilakukan untuk menjaga seluruh fasilitas dan juga tanaman yang ada di RPTRA tersebut tetap baik sebelum peresmian.

Sterilisasi dilakukan, terhadap pedagang dan warga agar tidak digunakan lebih dulu serta menjaga bangunan yang ada di lokasi

Lurah Pulau Untung Jawa, Badri mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pembenahan dan perawatan seperti tanaman dan pembersihan lingkungan sekitar RPTRA.

"Kemarin, rapat koordinasi seluruh pimpinan dan pembagian tugas. Kami kebagian tugas perawatan dan pengawasan tanaman," ujar Badri, Selasa (29/9).

2015, DKI Targetkan Bangun 56 RPTRA

Menurut Badri, rencananya peresmian RPTRA Pulau Untung Jawa akan dilakukan pada 10 Oktober mendatang. Karena itu, lokasi RPTRA harus steril dari kegiatan warga.

"Sterilisasi dilakukan, terhadap pedagang dan warga agar tidak digunakan lebih dulu serta menjaga bangunan yang ada di lokasi," ucapnya.

Rencananya, peresmian akan langsung dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. "Rencananya Pak Gubernur langsung. Semoga pohonnya juga makin rimbun," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6786 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6161 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1401 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1285 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1274 personAnita Karyati