You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Basuki Masih Hitung Porsi TKD Berbasis Kinerja
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Basuki Masih Hitung Porsi TKD Berbasis Kinerja

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku masih menghitung porsi Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) berbasis kinerja. Sebab sebelumnya masih ada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang nakal saat mencatat kinerjanya. Saat ini tengah dibuat sistem baru untuk menghitung TKD berbasis kinerja tersebut.

Sistem TKD dinamis lagi kita hitung porsinya

"Sistem TKD dinamis lagi kita hitung porsinya. Karena kemarin banyak yang main, nggak kerja tapi diisi kemudian dapat duit juga," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (29/9).

150 PNS Jaksel Ikuti Sosialisasi TKD

TKD berbasis kinerja ini belum cair sejak April lalu. Para PNS hanya mendapatkan gaji dan TKD berdasarkan kehadiran. "Kalau masih pakai sistem yang lama ya keenakan. Atasannya suka nggak enak negur anak buahnya kalau dia tidak masuk. Ya sudah kita bikin sistem baru," ucapnya.

Kepala Inspektorat DKI, Lasro Marbun membenarkan, TKD berbasis kinerja belum dicairkan kepada PNS. Sementara TKD berbasis absensi sudah dicairkan tiap bulannya. Sebab dalam sistem yang lama, variable TKD berbasis kinerja tidak keluar pada bulan keempat dan seterusnya.

"Persoalannya, TKD-nya saja enggak lancar gitu. Minggu ini saya rapatkan dulu, ada apa gitu lho apakah kesalahan ada di SKPD terkait, sistem, pembuat kebijakan, atau jangan-jangan Inspektorat yang salah," kata Lasro.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye20885 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11361 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6803 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3697 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1739 personFolmer