You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
90 Hidran di Jakbar Tak Berfungsi
photo Doc - Beritajakarta.id

90 Hidran di Jakbar Tak Berfungsi

Cuaca panas yang masih berkepanjangan sangat rentan dengan musibah kebakaran. Namun, sayangnya 90 hidran di Jakarta Barat dalam kondisi rusak dan butuh perbaikan.

Mayoritas kopling hidran dicuri sehingga tidak berfungsi. Beberapa diantaranya rusak akibat tertabrak kendaraan

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Pardjoko mengatakan, sebanyak 90 hidran dari 154 hidran yang tersebar di wilayahnya dalam kondisi rusak.

"Mayoritas kopling hidran dicuri sehingga tidak berfungsi. Beberapa diantaranya rusak akibat tertabrak kendaraan," kata Pardjoko, Selasa (29/9).

Hidran di Jakut Banyak yang Kosong

Menurut Pardjoko, keberadaan hidran tidak bisa diandalkan oleh saat terjadi kebakaran. Sebab, kondisi debit air di dalam hidran sangat sedikit.

"Air itu kuasanya di PT Palyja. Kami hanya punya fisik berupa patok hidran," tutur Pardjoko.

Menyikapi minimnya pasokan air, Pardjoko telah mengintruksikan seluruh sektor untuk mencari sumber air yang dapat digunakan jika terjadi kebakaran.

Pardjoko menambahkan, ke depan pihaknya akan mengusulkan agar setiap hidran yang ada diberi pagar agar tidak mudah dirusak orang tak bertanggungjawab.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye18613 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1578 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1149 personFolmer
  4. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1098 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1074 personTiyo Surya Sakti