You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Genjot Serapan APBD, Dinas KUMKMP Gelar ‎ Kegiatan Koperasi Pararel
photo Andry - Beritajakarta.id

Dinas KUMKMP Gelar ‎Kegiatan Koperasi Pararel

Untuk mempercepat penyerapan APBD, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta menggelar dua  kegiatan perkoperasian secara pararel, Selasa (29/9).

Bimtek pengurus pengelola koperasi sudah jalan selama dua minggu. Itu kegiatan pendampingan, sekarang sudah masuk pertengahan, kita evaluasi sampai akhir seperti apa

Kegiatan pertama berupa bimbingan teknis (bimtek) pengurus pengelola Koperasi Pedagang Pasar (Koppas), lokasi binaan (lokbin) dan pedagang kaki lima (PKL). Kedua, kegiatan temu permodalan koperasi simpan pinjam/jasa.

‎"Bimtek pengurus pengelola koperasi sudah jalan selama dua minggu. Itu kegiatan pendampingan, sekarang sudah masuk pertengahan, kita evaluasi sampai akhir seperti apa," kata Ernalis Yulyanti, Kepala Bidang Koperasi Dinas KUMKMP DKI.

Makanan Khas Betawi Masih Kurang Promosi

Ernalis menjelaskan, kegiatan bimtek pengelola dan pengurus Koppas, Lokbin dan PKL diikuti 20 koperasi. Para pengurus dan pengelola koperasi tersebut diajarkan kembali bagaimana mengelola koperasi sesuai dengan aturan UU Perkoperasian.

"Jadi kita bekerjasama dengan tenaga ahli yang terdiri dari pakar koperasi dan para akademis dari Institut Manajemen Koperasi Indonesia (IKOPIN) serta praktisi yang berkecimpung dalam bidang koperasi," jelas Ernalis.

Sementara kegiatan temu permodalan koperasi simpan pinjam/jasa, lanjut Ernalis, melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pemberi materi. Adapun materi yang disampaikan antara lain‎ pengembangan industri, asuransi, pegadaian, penjaminan dan lembaga pembiayaan ekspor.

"Secara umum, materi yang disampaikan berupa lembaga keuangan mikro yang dapat diakses oleh koperasi. Bagaimana koperasi bisa mengakses permodalan tersebut," tutur Ernalis.

Ernalis menambahkan, kegiatan temu permodalan tersebut diikuti 80 orang dari 40 koperasi. Melalui kegiatan tersebut, koperasi bisa mengakses produk produk permodalan secara perbankan seperti yang disampaikan OJK.

"‎‎Jadi kegiatan hari ini dilakukan secara pararel dan kaitannya untuk mempercepat penyerapan APBD di bidang koperasi," tandas Ernalis.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye25703 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11397 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6831 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3740 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1776 personFolmer