You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Trotoar Jalan Raya Kebayoran Lama di Penuhi Karung
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Trotoar Jl Raya Kebayoran Lama dipenuhi Karung

Warga yang melati Jalan Raya Kebayoran Lama, Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mengeluhkan kondisi trotoar. Pasalnya trotoar dipenuhi karung berisi sedimen lumpur. Hal ini makin mempersempit ruas trotoar. 

Puluhan karung ini sudah satu minggu ada di atas trotoar dan saya harap segera diangkat

Pantauan di lapangan, puluhan karung berisi sedimen lumpur tersebut berada di atas trotoar, tepatnya di depan sekolah Asy Syukur. Akibatnya pejalan kaki tidak bisa menggunakan trotoar. 

Trotoar di Jakpus Jadi Tempat Mangkal Ojek

Zikri (32), salah satu warga mengatakan, puluhan karung berisi lumpur yang dikeruk petugas Kelurahan Grogol Utara beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini puluhan karung tersebut belum diangkut. 

"Puluhan karung ini sudah satu minggu ada di atas trotoar dan saya harap segera diangkat," keluh Zikri, Sabtu (3/10).

Lurah Grogol Utara, Hani Purwanti membantah, pihaknya membiarkan puluhan karung berisi lumpur tersebut di atas trotoar. Sebab jika langsung diangkat dikhawatirkan air lumpur tersebut tercecer ke jalan, sehingga mengganggu para pengguna jalan. 

"Kami sedang siapkan armadanya , sekaligus menunggu lumpur tersebut kering. Kalau sudah kering langsung kami angkat," terang Hani. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye23264 personNurito
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1834 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1176 personFolmer
  4. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1111 personFakhrizal Fakhri
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye906 personFakhrizal Fakhri