You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Besok, Deteksi Dini Antraks Digelar di RPH Kalideres
photo Nurito - Beritajakarta.id

Besok, Deteksi Dini Antraks Digelar di RPH Kalideres

Untuk mengantisipasi masuknya penyakit antraks, Suku Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Barat berencana menggelar deteksi dan antisipasi dini di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kalideres, Rabu (7/10) besok.

Kalideres merupakan salah satu lokasi yang dinilai banyak keluar masuk hewan dari daerah asal, makanya kita lakukan antisipasi dini

Kepala Sudin KPKP Jakarta Barat, Renova Ida Siahaan mengatakan, kegiatan itu sengaja dilakukan mengingat wilayah DKI Jakarta merupakan daerah endemis atau terancam bahaya antraks.

"Karena kami di wilayah. Dan Kalideres merupakan salah satu lokasi yang dinilai banyak keluar masuk hewan dari daerah asal, makanya kita lakukan antisipasi dini," ujarnya, Selasa (6/10).

130 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban Disebar di Jakbar

Dikatakan Renova, meski saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya warga yang terserang antraks. Namun, upaya pencegahan wajib dilakukan terutama di wilayah Kalideres dan Cengkareng.

"Karena daerah itu masuk daftar daerah rawan antraks, oleh karenanya saya mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan tetap waspada," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye952 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati