You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Djarot Minta SKPD Tindaklanjuti Data RW Kumuh dari BPS
photo Andry - Beritajakarta.id

Djarot Minta SKPD Kroscek Data RW Kumuh dari BPS

Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat, meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk melakukan kroscek mengenai data pemetaan wilayah kumuh di Ibukota dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Kita tidak harus percaya begitu saja, kita harus kroscek betul di lapangan

Dikatakan Djarot, berdasarkan data dari BPS, pemetaan wilayah kumuh yang berbasis rukun warga (RW)‎ baik kategori berat maupun sedang, mengalami penurunan.

Pemukiman Kumuh di Jakbar Didata Ulang

"Tetapi kita tidak harus percaya begitu saja, kita harus kroscek betul di lapangan," kata Djarot, saat memimpin rapat lanjutan Penanganan Permukiman Kumuh di Balai Kota, Selasa (13/10).

Djarot juga meminta para SKPD DKI untuk menindaklanjuti data pemetaan yang dikeluarkan BPS. Tindak lanjut yang maksud  terkait model penataan dan penanganannya dalam RW Kumuh tersebut.

"Sekaligus tindak lanjuti, apa yang perlu dilakukan melalui program-program kita untuk bisa mengatasi pemukiman kumuh itu," ujar Djarot.

‎Melalui cara demikian, kata Djarot, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya memetakan tapi juga memberikan treatment khusus yang harus dikerjakan terhadap RW Kumuh pada 2016 mendatang.

"Kalau itu menyangkut masalah pemukiman liar bisa langsung didata untuk diketahui berapa kira-kira bisa ditampung ke rusun kita," tandas Djarot.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye28559 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1538 personTiyo Surya Sakti
  3. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1315 personNurito
  4. Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1236 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1220 personFolmer