You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Minggu Depan, Rekayasa Lalu Lintas di Flyover Karet Dievaluasi
photo Nurito - Beritajakarta.id

Rekayasa Lalu Lintas di Flyover Karet akan Dievaluasi

Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat, akan melakukan evaluasi rekayasa lalu lintas di kolong Flyover Karet Bivak, Tanah Abang. Rekayasa yang sudah dilakukan selama dua minggu tersebut, mendapat keluhan warga.

Masyarakat kan mau cepat saja biasanya. Mereka malas memutar agak jauh karena sudah terbiasa di sana walau kemacetannya lebih tinggi

"Memang banyak sekali keluhan, tapi sebenarnya itu mau dibuat rekayasa lalu lintas atau normal seperti biasanya hampir tidak berbeda. Karena memang volume kendaraan di sana tinggi sekali," ujar Henry Perez Sitorus, Kasudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Pusat, Jumat (16/10).

Namun menurutnya, ujicoba tersebut harus dilakukan minimal selama sebulan. Masyarakat diminta untuk mengikuti aturan saat rekayasa berlangsung agar, tidak membuat penumpukan kemacetan di Jalan RM Margono Djojohadikusumo atau di depan Hotel Shangrila.

Polisi Minta Rekayasa Lalin di Flyover Karet Dievaluasi

"Masyarakat kan mau cepat saja biasanya. Mereka malas memutar agak jauh karena sudah terbiasa di sana walau kemacetannya lebih tinggi," ucapnya.

Jalan menuju Pejompongan dan Slipi ditutup menggunakan beton pembatas jalan di kolong Flyover Karet Bivak. Sehingga kendaraan yang dari arah Tanah Abang tidak dapat langsung ke arah Jalan Pejompongan, dan harus menuju ke arah Hotel Shangrila dulu untuk berputar arah.

Reinhard (32), salah seorang pengguna kendaraan mengatakan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan tersebut membuat jarak tempuh menuju rumahnya di kawasan Bendungan Hilir menjadi lebih panjang dari biasanya.

"Kalau bisa dikembalikan sajalah seperti semula, persoalannya kalau kita naik flyover dan memutar didepan citywalk malah lebih jauh. Soalnya arus kendaraan dari Casablanca juga sangat macet," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9199 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye3104 personAnita Karyati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye1642 personFakhrizal Fakhri
  4. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1534 personDessy Suciati
  5. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye1447 personTiyo Surya Sakti