You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Penjagaan di Titik Rawan Joko 3 in 1 Akan Diperketat
photo Doc - Beritajakarta.id

Jakpus Perketat Pengawasan Titik Rawan Joki 3 in 1

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat, akan memperketat penjagaan di lokasi yang menjadi titik rawan joki 3 in 1, seperti di Jalan Gatot Subroto, Jalan Diponegoro, Jalan Juanda, Jalan Pintu 7 Senayan, dan Jalan Jusuf Adiwinata.

Untuk menghalau mereka, setiap hari kami terjunkan lima sampai tujuh personil

Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Yadi Rusmayadi mengatakan, pihaknya akan menghalau para joki 3 in 1 yang biasa beraksi di lokasi tersebut dengan mengerahkan lima sampai tujuh personel setiap hari.    

"Upaya sudah kami lakukan dengan mengintensifkan penjagaan di titik-titik rawan. Untuk menghalau mereka, setiap hari kami terjunkan lima sampai tujuh personel Satpol PP di lokasi dan dibantu dari Suku Dinas Sosial," ujar Yadi, Jumat (16/10).

Tujuh Joki Three in One Terjaring Razia

Yadi menambahkan, permasalahan joki 3 in 1 di Jakarta butuh penanganan dan kerja sama berbagai instansi terkait agar para joki itu tidak lagi turun ke jalan.

"Sebenarnya tidak ada kendala, hanya saja joki 3 in 1 itu sekarang sudah menjadi mata pencaharian. Butuh penyediaan lapangan kerja bagi mereka agar tidak kembali turun ke lapangan," tandas Yadi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1186 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1169 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye953 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye940 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye850 personBudhi Firmansyah Surapati