You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
50 Lapak Pedagang di Jl Kebon Kacang Raya Ditertibkan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

50 Lapak Pedagang di Jl Kebon Kacang Raya Ditertibkan

Sebanyak 50 lapak pedagang ‎liar sepanjang Jl Kebon Kacang Raya, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat kembali ditertibkan petugas Satpol PP, Selasa (20/10). Kawasan tersebut merupakan salah satu kawasan yang sering digunakan pedagang untuk berjualan.

kita lakukan secara silang penertibannya agar tidak ketahuan, terbukti dari banyaknya warung liar yang kita tindak

Pantauan Beritajakarta.com, petugas membongkar satu persatu lapak berdagang yang ada lokasi tersebut. Material lapak bambu dan tenda langsung diangkut petugas ke atas truk operasional.

"Total 200 personel kita turunkan untuk melakukan pembongkaran, kita lakukan secara silang penertibannya agar tidak ketahuan, terbukti dari banyaknya warung liar yang kita tindak," ujar Yadi Rusmayadi, Kasatpol PP Jakarta Pusat, Selasa (20/10).

Jakpus Perketat Pengawasan Titik Rawan Joki 3 in 1

Menurut Yadi, seluruh hasil penertiban langsung dibawa ke gudang Satpol PP di kawasan Cakung. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan penindakan jika ditemukan kembali pelanggaran.

"Kita akan tindak terus secara silang, kita kesulitan untuk penindakan setiap hari karena petugas juga harus disiagakan berjaga di kawasan Tanah abang, Kawasan Pasar Senen, dan Kawasan Monas," katanya.

‎

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5118 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1826 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1768 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1615 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1541 personAnita Karyati