You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bangunan Liar di Kali Cideng akan Ditertibkan
photo Doc - Beritajakarta.id

Bangunan Liar di Kali Cideng akan Ditertibkan

Bangunan liar di sepanjang bantaran terusan Kali Cideng di Kelurahan Tanah Sereal dan Kelurahan Tambora, Jakarta Barat akan ditertibkan.

Khusus penertiban bangunan liar di bantaran terusan Kali Cideng yang masuk Kelurahan Tanah Sereal dan Tambora siap dilaksanakan

Penertiban bangunan liar di sepanjang bantaran kali dilakukan mengingat Dinas Tata Air DKI Jakarta akan melakukan pemasangan sheet pile sebagai rangkaian program pengendalian banjir yakni Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI).

“Khusus penertiban bangunan liar di bantaran terusan Kali Cideng yang masuk Kelurahan Tanah Sereal dan Tambora siap dilaksanakan,” kata Suryanto, Wakil Camat Tambora, Selasa (20/10).

70 Bangunan Liar di Jl Jatinegara Barat I akan Dibongkar

Suryanto mengatakan, pihaknya memastikan penertiban puluhan bangunan liar di sepanjang bantaran terusan Kali Cideng tidak akan mendapatkan hambatan. Pasalnya, seluruh bangunan liar itu bukan dihuni oleh warga melainkan bangunan milik umum.

“Kami sudah melakukan pendataan di lapangan. Seluruh bangunan yang berdiri di bantaran kali tidak dihuni oleh warga, melainkan bangunan milik umum seperti Pos RW, posyandu, taman toga ibu PKK, taman swadaya masyarakat serta areal parkir liar,” ujar Suryanto.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5346 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1860 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1801 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1790 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1591 personAnita Karyati