You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Lokasi Sekitar RPTRA Kembangan Utara Marak PKL
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Lokasi Sekitar RPTRA Kembangan Utara Marak PKL

Wilayah sekitar Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kembangan Utara, dipenuhi puluhan pedagang kaki lima (PKL). Padahal, di lokasi tersebut telah terpasang spanduk larangan berdagang.

Iya, harusnya mereka memang tidak boleh berjualan di situ, makanya ada spanduk larangan

Lurah Kembangan Utara, Saumun mengatakan, sejak fasilitas umum tersebut dibuka Juni 2015 lalu, pihaknya kesulitan melakukan penertiban. Sebab, mayoritas PKL merupakan warga sekitar yang memanfaatkan ramainya pengunjung untuk meraup keuntungan.

"Iya, harusnya mereka memang tidak boleh berjualan di situ, makanya ada spanduk larangan. Tapi, adanya pedagang malah menguntungkan para pengunjung juga," ujarnya, Rabu (21/10).

Perpustakaan RPTRA Kembangan Utara Ramai Pengunjung

Selain itu, kata Saumun, lahan yang sempit juga menjadi persoalan lain yang harus dihadapi. Namun, untuk menata PKL pihaknya akan berkoordinasi ke Kecamatan Kembangan dalam waktu dekat.

"Mau bagaimana juga yang namanya pengunjung tetap butuh pedagang, tapi persoalannya lahan di sana sempit, jadi kita bingung mau menatanya, coba dalam waktu dekat saya akan berkoordinasi, mudah-mudahan ada jalan keluar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6786 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6161 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1401 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1285 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1274 personAnita Karyati