You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
20 Becak Terjaring Razia di Koja, Jakut
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

20 Becak Terjaring Razia di Jakut

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara melakukan razia becak di Kecamatan Koja. Hasilnya, puluhan becak yang masih beroperasi diangkut petugas.

Kami lakukan demi mensterilkan Jakarta Utara dari becak. Bahkan dalam razia kami tak segan-segan menangkap becak saat sedang mengangkut penumpang

Kasatpol PP Jakarta Utara, Iyan Sofian Hadi mengatakan, ada 20 unit becak yang terjaring razia. Sasaran razia berada di kawasan Islamic Center, Kelurahan Lagoa, Kelurahan Rawa Badak Selatan dan Kelurahan Koja.

"Razia becak kami lakukan karena becak semakin banyak di Jakarta Utara. Dan, sesuai perda bahwa becak tidak boleh beroperasi di DKI," ujar Iyan, Senin (26/10).

17 Becak di Jakut Terjaring Razia

Menurut Iyan, sebelum melakukan razia, pihak melalui Satpol PP di tiap kelurahan sudah sering menghalau keberadaan becak yang mangkal pada titik-titik ramai. Misalnya, sekolah, pasar dan hunian penduduk yang ramai warga.

"Kami lakukan demi mensterilkan Jakarta Utara dari becak. Bahkan dalam razia kami tak segan-segan menangkap becak saat sedang mengangkut penumpang. Dan saat ini sudah ratusan becak kami sita," tandas Iyan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3239 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2077 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye765 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye757 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye707 personDessy Suciati