You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jakbar Kirim 600 Pramuka ke Jamda 2015
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Jakbar Kirim 600 Pramuka ke Jamda 2015

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat mengirim 600 anggota Pramuka ke Jambore Daerah (Jamda) 2015 di Cibubur, Jakarta Timur.  

Kegiatan ini bukan ajang senang senang saja

Asisten Kesejahteraan Masyarakat (Askesmas) Jakarta Barat, M Andi berharap, para peserta aktif dan menjaga nama baik Jakarta Barat.

"Kegiatan ini bukan ajang senang senang saja, tapi juga menjaga nama baik dan keamanan para peserta dalam mengikuti Jambore Daerah di Cibubur," ujar Andi, saat melepas kontingen Jamda 2015 di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (26/10).

Peserta Jambore Harus Akrab dengan Alam

Andi menambahkan, kontingen Jakarta Barat dapat menjadikan acara Jambore Daerah 2015 yang digelar 27-31 Oktober ini dijadikan ajang menimba ilmu pengetahuan dan pengalaman.

“Sehingga nantinya para peserta dapat memiliki bekal dan dapat mengimplementasikan kepada masyarakat,” ucap Andi.   

Pada kesempatan itu, Andi juga melepas kontingen Jakarta Barat sebagai wakil DKI Jakarta ke Perkemahan Bakti Saka Pariwisata tingkat nasional yang berlangsung di Surakarta.

"Kegiatan ini menitikberatkan pada tiga hal, yakni pengenalan saka pariwisata, pendalaman krida kuliner, krida pemandu wisata dan krida penyuluh wisata, serta kegiatan bakti sapta pesona," tandas Andi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati