You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Inlet dan Outlet Waduk Ria Rio Dikeruk
photo Nurito - Beritajakarta.id

Saluran Inlet dan Outlet Waduk Ria Rio Dikeruk

Lantaran telah mengalami sedimentasi, saluran inlet dan outlet Waduk Ria Rio, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur dinormalisasi.

Saluran inlet dan outlet itu kita keruk agar bisa menampung lebih besar lagi debit air, saat musim hujan

Kasudin Tata Air Jakarta Timur, Ahmad Yazied Bustomi mengatakan, saluran outlet dan inlet Waduk Ria Rio dikeruk hingga kedalaman dua meter. Sebelumnya, saluran tersebut mengalami sedimentasi hingga kedalamannya tersisa 50 sentimeter.

Saluran inlet dan outlet itu kita keruk agar bisa menampung lebih besar lagi debit air, saat musim hujan. Kondisi sebelumnya banyak terjadi sedimentasi sehingga air terkendala mengalir ke Waduk Ria Rio,” ujar Yazied Bustomi, Rabu (28/10).

Saluran Jl Pisangan Lama Dikeruk Tahun Depan

Pengerukan saluran inlet dan outlet tersebut masing-masing sepanjang sekitar 50 meter. Pengerukan menggunakan dana swakelola tahun 2015 sudah dilakukan sekitar sebulan lalu dan ditargetkan rampung akhir bulan mendatang.

Selain itu, Waduk Ria Rio juga dilakukan dikeruk. Namun, pengerukan waduk dilakukan oleh Dinas Tata Air DKI Jakarta.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1965 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1357 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1272 personAnita Karyati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1120 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1117 personAldi Geri Lumban Tobing