You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penampungan Unggas di Pangkalan Asem akan Direlokasi
photo Doc - Beritajakarta.id

Penampungan Unggas di Pangkalan Asem akan Direlokasi

Lokasi penampungan unggas di Jalan Pangkalan Asem, Cempaka Putih, Jakarta Pusat akan direlokasi tahun 2016 mendatang. Lokasi relokasi telah disiapkan di lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Rawa Terate, Jakarta Timur.

Kita tinggal menunggu anggarannya turun saja, yang kemaren gagal, makanya masih belum direlokasi. Kalau tempat kita sudah ada

Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta, Darjamuni mengatakan, selain Rawa Terate, pihaknya juga menyiapkan lokasi lain, yaitu di Rawa Kepiting sebagai tempat relokasi penampungan unggas yang ada di Jakarta termasuk penampungan di Jalan Pangkalan Asem tersebut.

"Kita tinggal menunggu anggarannya turun saja, yang kemaren gagal, makanya masih belum direlokasi. Kalau tempat kita sudah ada," ujarnya, Jumat (30/10).

Puluhan PKL Kembali Berjualan di Tanjung Duren Utara

Menurut Darjamuni, untuk membangun kedua tempat relokasi tersebut, pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar Rp 19 miliar. Jika anggaran tersebut disetujui, 2016 mendatang, pembangunan tempat relokasi tersebut bisa segera dimulai.

"Harapannya, anggaran bisa disetujui dan tidak dicoret lagi, biar bisa langsung dieksekusi," tandas Darjamuni.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3455 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2348 personFakhrizal Fakhri
  3. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1187 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye938 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye925 personFakhrizal Fakhri