You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penanganan Sampah di Bantar Gebang Akan Dilakukan Swakelola
photo Nurito - Beritajakarta.id

DKI Kaji Swakelola Penanganan Sampah di Bantar Gebang

Dinas Kebersihan DKI Jakarta masih mengkaji rencana swakelola penanganan sampah di TPST Bantar Gebang, Bekasi. Langkah ini akan dilakukan jika perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT Godang Tua Jaya (GTJ), pengelola TPST Bantar Gebang saat ini diputus.

Terkait alat berat milik pengelola, jika kondisinya darurat kita akan ganti milik sendiri

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, ada lima langkah yang akan diambil jika pengelolaan sampah di TPST Bantar Gebang dilakukan dengan sistem swakelola. Pertama, pihaknya akan merekrut sekitar 444 orang sebagai pekerja harian lepas (PHL) yang akan mendapatkan honor sesuai UMP.

“Terkait alat berat milik pengelola, jika kondisinya darurat kita akan ganti milik sendiri. Jika perlu kita pinjam ke SKPD lain sambil menunggu pengadaan alat berat tahun 2016,” ujar Isnawa, Senin (2/11).

DKI akan Bangun Dua Fasilitas Pengolahan Sampah

Kemudian soal penganggaran, dalam KUA PPAS Dinas Kebersihan DKI menganggarkan jasa pengelolaan sampah  di TPST Bantar Gebang sebesar Rp 372, 763 miliar. Jika dengan swakelola, maka dana sebesar itu akan digunakan untuk berbagai hal. Antara lain untuk pemeliharaan truk dan alat berat, pembelian BBM alat berat dan lain sebagainya.

Adapun metode pengelolaan sampah, akan menggunakan metode sebelumnya. Seperti pengelolaan dengan sistem sanitary landfill serta  pengolahan sampah organik menjadi kompos.

Kemudian bahan baku pengelolaan kompos diperoleh dari sampah organik PD Pasar Jaya. Sedangkan bahan baku pengelolaan daur ulang plastik diperoleh dari masyarakat. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5572 personNurito
  2. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye5480 personDessy Suciati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye2032 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2008 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1775 personAnita Karyati