You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengunjung Wisata Balai Kota Kembali Meningkat
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pengunjung Wisata Balai Kota Kembali Meningkat

Wisata Balai Kota yang dibuka untuk umum setiap Sabtu-Minggu tetap menjadi destinasi edukasi pilihan warga Jakarta dan sekitarnya. Hingga pukul 12.00, tercatat pengunjung yang datang mencapai 10.130 orang.

Angkanya masih stabil. Pekan kemarin turun, tapi hari ini naik lagi

Standing Figur Basuki Diserbu Pengunjung

"Angkanya masih stabil. Pekan kemarin turun, tapi hari ini naik lagi," kata Agustino Dharmawan, Kepala Biro Umum DKI Jakarta di Balai Kota, Sabtu (31/10).

Agustino mengatakan, berdasarkan pantauan melalui kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV), jumlah pengunjung ‎yang datang ke acara Wisata Balai Kota pada umumnya mengalami peningkatan dari pukul 11.00-13.00.

Menurut Agustino,  ruang favorit yang paling banyak dikunjungi pengunjung yakni ruang foto galeri mantan Gubernur DKI dan bioskop Balai Kota di Balai Agung. Kedua ruangan tersebut, setiap pekannya selalu dibanjiri pengunjung yang datang bersama rombongan.

‎Agustino menjelaskan, naik turunnya angka pengunjung Wisata Balai Kota dianggap bukan sebagai sesuatu yang menjadi persoalan. ‎Sebab Wisata Balai Kota dibuka sebagai tempat edukasi dan rekreasi warga Jakarta yang ingin menghabiskan akhir pekan.

"Sasaran kita bukan jumlah pengunjung. Tapi bagaimana membuat senang warga ibukota," tandas Agustino.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1196 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1183 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye973 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye950 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye860 personBudhi Firmansyah Surapati