You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bekas Penertiban Di Melawai Ditanami Pohon Pelindung
photo Izzudin - Beritajakarta.id

Jl Melawai 12 akan Ditanami Pohon Pelindung

Puluhan pohon akan ditanam di lokasi bekas penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Melawai 12, Melawai, Jakarta Selatan. Selain untuk penghijauan, keberadaan pohon juga dapat menghalau PKL untuk menggelar lapaknya lagi.

Tempat ini akan kami tanami pohon pelindung supaya lebih hijau lagi. Ada 25 pohon ketapang, dan 25 pohon spathodea

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Selatan, Siti Hasni mengatakan, ada dua jenis pohon pelindung yang ditanam, yakni pohon ketapang dan pohon spathodea.

"Tempat ini kami tanami pohon pelindung supaya lebih hijau lagi. Ada 25 pohon ketapang, dan 25 pohon spathodea," ujarnya, Kamis (12/11).

Gerobak PKL di Jl Melawai 13 akan Ditertibkan

Menurut Siti, penanaman ini baru bisa dilakukan setelah lokasi bekas pembongkaran lapak PKL dibersihkan. Sehingga selain dihijaukan kembali, trotoar yang sebelumnya diduduki PKL bisa digunakan untuk pejalan kaki.

"Kan dibersihkan lebih dulu. Trotoar juga akan dikembalikan fungsinya," ucapnya.

Lurah Melawai, Iwan Santoso mengatakan, akan menempatkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk terus melakukan pembersihan dan sekaligus membantu menjaga pohon yang baru ditanam.

"Ini kan bagus nantinya, karena selain trotoarnya bisa digunakan, juga ada penghijauan. Nanti petugas PPSU akan khusus menjaga dan membantu merawat pohonnya, agar bisa cepat tumbuh," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye4716 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1259 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1156 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye913 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye789 personDessy Suciati