You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Bantaran Ciliwung Diminta Siaga
photo Doc - Beritajakarta.id

Warga Bantaran Ciliwung Diminta Siaga

Hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor sejak sore tadi menyebabkan tinggi air di Bendung Katulampa berada pada posisi 210 sentimeter atau siaga satu. Kondisi demikian membuat warga Jakarta yang bermukim di bantaran Ciliwung atau di titik rawan banjir diminta siaga.

Katulampa pukul 20.00 sudah menurun menjadi siaga 2 (170 sentimeter). Kita perkirakan air akan tiba di Jakarta sekitar pukul01.00-03.00 dini hari nanti

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan, kondisi siaga satu pada Bendung Katulampa berlangsung pada pukul 19.10 tadi. Diperkirakan, air akan tiba di Jakarta pada pukul 01.00 - 03.00, Senin (16/5).

Katulampa Kembali Naik, Jakarta Rawan Tergenang

Wilayah yang kemungkinan terdampak banjir kiriman diantaranya, Pejaten Timur, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Kebon Baru, Bukit Duri dan Manggarai di Jakarta Selatan. Kemudian pemukiman di Gg Arus Cawang, Bidara Cina dan Kampung Pulo Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto mengatakan, saat ini kondisi hujan di kawasan Bogor sudah mereda. Namun, dikhawatirkan hujan dengan intensitas sedang-lebat yang masih terjadi di kawasan Depok memicu ketinggian air di Kali Ciliwung kembali meningkat.

"Katulampa pukul 20.00 sudah menurun menjadi siaga 2 (170 sentimeter). Kita perkirakan air akan tiba di Jakarta sekitar pukul01.00-03.00 dini hari nanti," ujarnya, Minggu (15/11) malam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye943 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati