You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Atasi Genangan, Hek Harus Ditanggul Tinggi
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kawasan Hek Harus Dipasang Sheet Pile Lebih Tinggi

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, genangan di kawasan Hek, Kramat Jati, selain karena sempitnya alat penyaring sampah juga disebabkan rendahnya tanggul di bantaran Kali Baru.

Kawasan Hek ini memang rawan genangan. Perlu ada peninggian tanggul, dan saya sudah minta ke Pak Gubernur agar dipasangi sheet pile

Ia sudah mengusulkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama agar bantaran kali dipasang sheet pile.

"Kawasan Hek ini memang rawan genangan. Karena Hek ini daerahnya ngantong. Perlu ada peninggian tanggul, dan saya sudah minta ke Pak Gubernur agar dipasangi sheet pile di sepanjang bantaran Kali Baru," ujar Bambang, saat meninjau kawasan Hek, Senin (16/11).

Basuki: Banjir di Kramat Jati Bukan Akibat Tanggul Jebol

Saat ini tanggul di kawasan Hek, pada sisi timur tingginya hanya sekitar 50-80 sentimeter. Sedangkan sisi barat yang bersebelahan dengan pemukiman warga, tingginya sekitar satu meter. Idealnya tanggul harus dipasang setinggi dua meter, agar mampu menampung debit air lebih banyak lagi.

Air saat ini di permukiman warga sudah surut. Namun tinggal masalah sampah yang terbawa aliran air yang harus dibersihkan. "Kita kerahkan PPSU untuk membantu warga membersihkan sampah yang ikut banjir dari malam tadi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6784 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6151 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1276 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1271 personAnita Karyati