You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Penataan Kawasan Gang Laler Diminta Dilakukan Percepatan
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Penataan Kawasan Gang Laler Harus Dipercepat

Kita harap penataannya dipercepat, minimal PKL di Jalan Jiung dulu yang masuk

Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede, meminta seluruh instansi terkait untuk mempercepat penataan kawasan Gang Laler, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Dikatakan Mangara, penataan perlu dipercepat agar kawasan tersebut bisa langsung difungsikan untuk para pedagang kaki lima (PKL) yang masih berjualan di sejumlah titik jalan.

152 PKL di JP 30 Butuh Tempat Relokasi

"Kita harap penataannya dipercepat, minimal PKL di Jalan Jiung dulu yang masuk," ujar Mangara, Selasa(17/11).

Mangara menambahkan, jika lokasi tersebut ditata dengan cepat dan rapi, sejumlah perusahaan swasta juga sudah menyatakan berminat membantu lewat program coorporate social responcibility (CSR).

"Bahkan Pusat Pengelola Kawasan Kemayoran (PPKK) sudah minta agar kita tertibkan lagi PKL di lokasi yang berbeda, kita harap di lokasi bisa langsung diselesaikan sarana dan prasarananya," kata Mangara

Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro, Keci, Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Pusat,  Richard Bangun Hutagalung mengatakan, untuk tahap awal akan dipindahkan sebanyak 413 pedagang dari Jalan Jiung, Kemayoran, ke kawasan tersebut.

"Setelah ditata menyeluruh nantinya PKL dari kawasan Masjid Al Akbar juga akan dimasukkan ke lokasi," ucap Richard Bangun. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3247 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2090 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye774 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye763 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye713 personDessy Suciati