You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Bangun Pelataran&Prasasti Mei 98 di TPU Pondok Rangon
photo Andry - Beritajakarta.id

DKI Bangun Prasasti Mei 1998 di TPU Pondok Rangon

Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta saat ini sedang membangun pelataran sekaligus prasasti Tragedi Mei 98 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur. Saat ini pengerjaannya sudah mencapai 50 persen.

Pelatarannya cukup luas. Itu bisa dipakai buat tempat upacara. Apalagi di situ suka diadakan apel mengenang tragedi Mei 98 setiap tahun

‎‎"Kita sedang bangun pelataran tempat mengenang peristiwa Mei 98 di TPU Pondok Rangon," ujar Ratna Diah Kurniati, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Selasa (17/11).

‎Menurut Ratna, di pelataran yang dibangun itu juga didirikan sebuah prasasti berisi nama-nama korban tragedi 1998. Pengerjaan pembangunan pelataran telah dimulai sejak awal November 2015. "Pembangunannya saat ini baru mencapai 50 persen," ucapnya.

500 Pohon Peneduh akan Ditanam di TPU Tanah Kusir

Ratna mengatakan, pelataran di TPU Pondok Rangon memiliki luas sekitar 125 meter persegi dengan warna hijau. Pembangunan pelataran tersebut ditargetkan selesai Desember mendatang.

"Pelatarannya cukup luas. Itu bisa dipakai buat tempat upacara. Apalagi di situ suka diadakan apel mengenang tragedi Mei 98 setiap tahun," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6999 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5756 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye4460 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2178 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2090 personDessy Suciati