You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tiga Tahun Sudah Gedung SDN Klender 15 Terlantar
photo Nurito - Beritajakarta.id

Gedung Rawan Ambruk, KBM SDN Klender 15 Diungsikan

Sebanyak 293 siswa SDN Klender 15, Jl Dermaga Baru, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, terpaksa mengungsi belajar di SDN Klender 14. Pasalnya, bangunan sekolah tersebut rawan ambruk. Setiap hujan, lingkungan sekolah juga menjadi langganan banjir.

Kalau tidak mengungsi, tentu KBM sangat khawatir. Karena kondisi bangunan, terutama atapnya sudah rawan ambruk

Kepala SDN Klender 15, Esti Kurwati mengatakan, sudah hampir 3 tahun kegiatan belajar mengajar (KBM) diungsikan ke SDN Klender 14. Sebab, gedung sekolah yang dibangun tahun 1978 tersebut kondisinya mengenaskan. Dua ruang kelas sudah ambruk dan tak ada atapnya lagi. Seluruh atap sekolah juga sudah dimakan rayap.

“Kalau tidak mengungsi, tentu KBM sangat khawatir. Karena kondisi bangunan, terutama atapnya sudah rawan ambruk. Semua atapnya sudah dimakan rayap dan memang sudah sangat tidak layak,” ujar Esti Kurwati, saat menerima kunjungan rombongan anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Selasa (17/11).

2016, Lelang Renovasi Gedung Sekolah Gunakan Sistem Paket

Pihaknya, kata Esti, sudah mengusulkan agar gedung sekolahnya direhab total sejak tahun 2010. Namun hingga kini belum pernah ada realisasinya. Ia berharap agar gedung sekolah ini segera direhab total.

Kasudin Pendidikan Jakarta Timur wilayah II, Ari Budiman mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan ke Dinas Pendidikan DKI Jakarta, agar gedung SDN Klender 15 ini direhab total.

Rencananya, pelaksanaan rehab total bisa dilakukan tahun 2016 mendatang. Namun ia mengaku tidak tahu anggaran yang dibutuhkan untuk rehab total lantaran ada di dinas.

Sementara, anggota Komisi E DPRD DKI, Nawawi mengatakan, pihaknya akan mendorong Dinas Pendidikan DKI agar melakukan rehab total. Sebab kondisi gedung SDN Klender 15 ini memang sudah sangat tidak layak. Pihaknyua juga akan mengusulkan agar dilakukan regrouping di kawasan tersebut, yang terdapat empat sekolah dasar.

“Di areal sini kan ada empat sekolah, kita usulkan ke dinas agar dilakukan regrouping. Empat sekolah menjadi satu dan sisa lahan yang ada bisa dibangun gedung SMPN baru,” ujar Nawawi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5401 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1881 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1840 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1806 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1623 personAnita Karyati