You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petani Sayur Semanan Harapkan Pupuk Murah
photo Septradi Setiawan - Beritajakarta.id

Petani Sayur Semanan Harapkan Pupuk Murah

Petani sayur di RW 04 Kelurahan Semanan, Kalideres, Jakarta Barat mengharapkan adanya bantuan pupuk murah dari pemerintah. Selain itu, aliran irigasi yang terhambat membuat tanaman kekurangan air.

Kalau harga segitu kali tiga saja kan sudah lumayan. Padahal hasil panen juga tidak seberapa, karena kurang maksimal akibat aliran air yang kurang

"Belum pernah ada bantuan sama sekali. Beli pupuk di pasaran mahal, misalnya saja urea yang harganya naik," ujar Rosdir Arif (30), salah satu petani kangkung, Kamis (19/11).

Menurut Rosdir, untuk satu karung pupuk isi 50 kilogram harganya sekitar Rp 150-200 ribu. Ini cukup mahal, karena tidak cukup sekali pemupukan untuk mendapatkan hasil panen yang baik.

Kemarau, Panen Padi di Semanan Tak Maksimal

"Kalau harga segitu kali tiga saja kan sudah lumayan. Padahal hasil panen juga tidak seberapa, karena kurang maksimal akibat aliran air yang kurang," ucapnya.

Kepala Seksi Pertanian, Sudin Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Barat, Insani mengatakan, sejauh ini pihaknya hanya melakukan pembinaan berupa penyuluhan bercocok tanam.

"Kalau pupuk murah biasanya program kementerian, kami hanya pembinaan saja. Tapi gini, saya yakin petani di sana lebih paham soal kontur tanah, jadi untuk mencegah hama bisa pakai cara lain," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1845 personNurito
  2. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1396 personDessy Suciati
  3. Rano Ajak Perkupi Jadi Mitra Strategis Pemprov Jaga Jakarta

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1086 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1060 personDessy Suciati
  5. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye979 personAnita Karyati