You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kawasan Langganan Banjir di Jaktim Berkurang
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

Kawasan Langganan Banjir di Jaktim Berkurang

Sejumlah titik rawan genangan di Jakarta Timur, saat ini sudah mulai menghilang. Hal ini terlihat saat terjadinya hujan beberapa waktu lalu. Kawasan yang biasanya menjadi langganan banjir, kini sudah tidak lagi setelah adanya perbaikan saluran air.

Warga sekitar sudah lega karena tidak terjadi banjir lagi

Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur, Ahmad Yazied Bustomi menyebutkan, ada delapan lokasi langganan banjir yang kini sudah hilang. Hal ini karena saluran air yang ada di lokasi sekitar sudah mulai dinormalisasi.

Kedelapan lokasi tersebut adalah, kolong Jembatan Gunung Antang di Jalan Matraman Raya. Kemudian Underpas Cawang, Kali Jatikramat di Duren Sawit, perempatan Arion di Jalan Raya Pemuda-Jalan Paus, Jalan Rawa Domba, kawasan Malaka Jaya, Jalan KRT Radjiman dan seberang Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN).

Tahun Ini, Titik Genangan di Jaktim Berkurang

Warga sekitar sudah lega karena tidak terjadi banjir lagi,” kata Yazied, Kamis (19/11).

Yazied mengungkapkan, khusus Kali Jatikramat, walau saat ini masih dalam tahap normalisasi, yakni berupa pengerukan dan pemasangan turap, namun lingkungan sekitarnya sudah berkurang genangannya. Demikian halnya di kawasan Tegalamba, air sudah tidak meluber lagi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye25925 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1684 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1421 personTiyo Surya Sakti
  4. 70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

    access_time25-04-2026 remove_red_eye1241 personNurito
  5. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1198 personFolmer