You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sudin KPKP Mulai Kembangkan Agrowisata Pulau Tidung
photo Suparni - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Mulai Kembangkan Agrowisata Pulau Tidung

Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, Suku Dinas Pertanian, Kelautan dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kepulauan Seribu mulai mengembangkan agrowisata yang ada di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan.

Mudah-mudahan ini menambah wisata edukasi yang ada di Kepulauan Seribu

Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Achmad Cholik menuturkan,  saat ini pihaknya  mulai memindahkan tulang ikan paus (Fosil) dari Pulau Kotok ke Pulau Tidung Kecil, untuk mengisi ruang kosong di hanggar agrowisata.

"Saat ini dalam proses perontokan tulang oleh ahli dari Institut Pertanian Bogor. Nanti kerangka Paus jenis sperma berdiameter 6x12 meter tersebut akan disusun kembali di Pulau Tidung kecil untuk melengkapi koleksi tanaman yang ada di agrowisata," ujar Cholik, Sabtu (21/11).

40 Pengurus Kelompok Nelayan Ikut Program Budidaya Ikan

Ditambahkan Cholik, nantinya juga akan ditambahkan sejarah bagaimana asal muasal ikan Paus tersebut terdampar hingga diawetkan kerangkanya di Pulau Kotok.

"Mudah-mudahan ini menambah wisata edukasi yang ada di Kepulauan Seribu," ucap Cholik.

Untuk diketahui, di pulau seluas 17 hektar tersebut selain untuk pengembangan pohon produktif, budidaya ikan hias jenis haceri dan kerapu, juga terdapat  jogging track sepanjang 800 meter.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6783 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6147 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1398 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1273 personTiyo Surya Sakti
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1270 personAnita Karyati