You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Warga Pejaten Barat Ingin Kali Sarua di Normalisasi
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

Warga Keluhkan Kali Sarua Dangkal

Warga RW 07, Kelurahan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengeluhkan  kondisi Kali Sarua yang berada di tengah pemukiman warga. Pasalnya kali tersebut makin dangkal karena telah lama tidak dinormalisasi.

Setiap musrenbang sudah kami usulkan untuk dinormalisasi

Akibatnya saat hujan dengan intensitas sedang, maka air kali langsung meluap mengenangi pemukiman warga. Kali dengan lebar tiga meter tersebut hanya mempunyai kedalaman sekitar 60 sentimeter. Sementara tinggi air hampir sama dengan permukaan jalan.

Ketua RT 02/07, Kelurahan Pejaten Barat, Marzuki mengatakan, warga sudah mengusulkan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) agar kali tersebut dinormalisasi. Sebab selain sudah dangkal, dinding kali juga sudah longsor serta lebar kali makin menyempit.

Kali Kresek Segera Dinormalisasi

"Setiap musrenbang sudah kami usulkan untuk dinormalisasi. Terakhir dari Suku Dinas Tata Air sudah meninjau ke lokasi, tapi sampai sekarang belum terlaksana," kata Marzuki, Selasa (24/11).

Lurah Pejaten Barat, Rachmat Basuki menambahkan, pihak kelurahan sebelumnya telah mengirimkan surat permohonan kepada Suku Dinas Tata Air Jakarta Selatan, namun hingga saat ini belum ditanggapi.

"Surat permohonan sudah di kirimkan sejak Januari, tapi sampai sekarang belum ada balasan dan belum ada realisasinya," ujar Rachmat.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1178 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati