You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Setelah 30 Tahun, Saluran di Tambora Dikeruk
photo Doc - Beritajakarta.id

Setelah 30 Tahun, Saluran di Tambora Dikeruk

Saluran mikro di Jalan KH Mas Mansyur, RW 02 dan 05, Kelurahan Tambora, Tambora, Jakarta Barat, memprihatinkan. Bagaimana tidak, saluran tersebut tidak pernah dikeruk selama 30 tahun. Alhasil, jalan yang mengarah ke Kota Tua dan Mangga Besar tersebut kerap tergenang meski tak turun hujan.

Atas keluhan serta permintaan warga, makanya kita akan fokuskan pengurasan lumpur dan sampah di jalan itu dengan mengerahkan 30 PPSU

Lurah Tambora, Dwi Kurniasih mengatakan, daerah tersebut memang kerap tergenang. Pihaknya mendapat informasi dari warga saluran tersebut tidak pernah dikeruk selama 30 tahun.

"Atas keluhan serta permintaan warga, makanya kita akan fokuskan pengurasan lumpur dan sampah di jalan itu dengan mengerahkan 30 PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum)," katanya, Jumat (27/11).

Kali Opak Mulai Dibersihkan

Menurut Dwi, pengurasan itu rencananya akan digelar pada setiap hari hingga waktu yang belum ditentukan. Targetnya seluruh lumpur terangkat hingga saluran kembali normal tanpa adanya genangan.

"Karena kondisinya dangkal, banyak sampah dari para PKL (pedagang kaki lima) keluhan warga juga semakin banyak, kita akan kuras sampai aliran kembali jalan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1157 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye929 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati