You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
VCT HIV/AIDS ke Pelajar akan Diperbanyak
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

VCT HIV/AIDS ke Pelajar akan Diperbanyak

Perilaku seks bebas dilingkup pelajar kian mengkhawatirkan. Untuk itu, voluntary counseling and testing (VCT) terkait HIV/AIDS perlu digiatkan bagi pelajar.

Bahkan Pak Gubernur meminta agar target pelajar yang memeriksa VCT bisa mencapai ribuan pelajar. Sehingga pencegahan di awal bisa dilakukan

Asisten Bidang Kesejahteraan Masyarakat Sekda DKI Jakarta, Fatahillah mengatakan, penyebaran virus HIV/AIDS saat ini sudah mulai ada di kalangan pelajar. Sebab perilaku seks bebas pelajar saat ini banyak dijalani oleh pelajar di DKI Jakarta.

18 Puskesmas di DKI Layani Pengobatan HIV

"Untuk seluruh pelajar di Jakarta stop seks bebas, dengan langkah tersebut akan mengurangi jumlah penyebaran HIV di Jakarta," ujar Fatahillah, saat mewakili Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama, dalam peringatan Hari AIDS sedunia, di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Minggu (29/11).

Sementara itu, Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi DKI Jakarta, Rohana Manggala mengatakan, penyebaran HIV AIDS di Jakarta sekarang ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, penyebaran paling banyak dilakukan melalui seks bebas dibanding jarum suntik.

"Bahkan Pak Gubernur meminta agar target pelajar yang memeriksa VCT bisa mencapai ribuan pelajar. Sehingga pencegahan di awal bisa dilakukan," tandas Rohana.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye968 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati