You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Material Perbaikan Trotoar Jl Suwiryo Bahayakan Pengendara
photo Devi Lusianawati - Beritajakarta.id

Material Perbaikan Trotoar Jl Suwiryo Bahayakan Pengendara

Pengguna Jalan Suwiryo, Menteng, Jakarta Pusat mengeluhkan material perbaikan trotoar yang ditempatkan hingga ke bahu jalan. Selain mempersempit jalan, material juga bisa membahayakan pengendara.

Kalau hujan airnya yang tumpah ke jalan bercampur pasir dan semen, belum lagi batu-batunya. Bahaya juga sih

Budiman (50) salah satu pengguna jalan mengatakan, keberadaan material di bahu jalan bisa membahayakan pengguna jalan. Terlebih saat malam hari, jalan terus kerap digunakan warga sebagai jalan alternatif menuju Tugu Tani maupun Jalan Jendral Sudirman.

"Kalau hujan airnya yang tumpah ke jalan bercampur pasir dan semen, belum lagi batu-batunya. Bahaya juga sih," ujarnya, Senin (30/11).

Material Trotoar di Jl Wijaya III dikeluhkan

Sementara itu, Kasudin Bina Marga Jakarta Pusat, Aris Nandika mengatakan, pihaknya sudah memberikan teguran kepada pihak kontraktor melalui surat peringatan untuk tidak memetakan material yang digunakan di bahu jalan. Pihaknya juga siap memberhentikan kontraktor yang masih membandel.

"Sebelum saya ditanyain soal ini saya sudah cerewet, agar kontraktor memperhatikan pengerjaan mereka. Material yang sudah tidak dipakai agar segera disingkirkan," tandas Aris.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6346 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3842 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3142 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye2994 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1616 personFolmer